20.3.09

Programer Sketsa Yang Berdikari

Programer-programer yang pernah bekerja di Sketsa sudah banyak yang mulai berdikari dan membentuk usaha sendiri. Kadang keluarnya mereka dari Sketsa membuat resah pihak manajemen, karena harus mencari designer web baru sebagai penggantinya. Namun di samping itu, ada juga rasa senang terbersit di hati para pengelola Sketsa, terutama jika para programer yang membuat usaha sendiri tersebut pamit secara baik-baik setelah menyelesaikan kewajibannya. Lebih menggembirakan lagi ada programmer web yang sebelum pamit keluar dari Sketsa, dia rela menunggu dapatnya programmer web baru sebagai pengganti, bahkan mentraining dan membantu selama beberapa waktu di Sketsa. Ini mengharukan manajemen Sketsa. Saat ini dia bahkan dengan sergap selalu datang jika diperlukan, hanya dalam hitungan menit ketika dihubungi batang hidungnya langsung nongol. Pada akhirnya, designer web yang membuka usaha baru itu tanpa disadari telah bekerja sama dalam banyak hal, baik dalam mendesain website, perancangan website, perencanaan tampilan web, editing gambar, animasi, maupun pengembangan konten-konten website yang sudah ada dan yang paling penting cara perekrutan klien baru.

Dikira Sketsa Buka Cabang Baru
Hubungan yang baik antara Sketsa dengan programmer yang membuka usaha sendiri ini, berlanjut terus. Dan beberapa klien dan calon klien mengira bahwa usaha baru itu adalah cabang dari Sketsa. Pihak Sketsa senang-senang saja kalau orang-orang mengatakan seperti itu. Banyak hal positif dalam hubungan ini. Contoh yang sering ditemukan adalah ketika ada klien yang mengajukan tawaran ke Sketsa dan belum acc, juga mengajukan tawaran ke sana. Jika ada klien mengontak perusahaan baru tsb, ia juga mengontak Sketsa tentang calon klien tersebut, apakah pernah menghubungi Sketsa atau tidak, demikian sebaliknya. Jika ternyata calon klien pernah mengontak salah satu, maka rembukan kilatpun terjadi, tentang berapa harga pantas, waktu yang diperlukan, dsb, dengan harapan agar proyek itu bisa digarap bersama, sehingga diharapkan pula proyek dari calon klien tersebut bisa di golkan dan tidak jatuh ke pihak lain. Dengan cara seperti itu beberapa proyek pembuatan web akhirnya kalau bukan jatuh perusahaan baru tersebut, maka jatuhnya ke Sketsa. Masing-masing dapat jatah dan komisinya. Awalnya agak sulit, tetapi lama-lama terbiasa, dan cara seperti ini ternyata ampuh untuk mendapatkan klien baru, dan mempertahankan klien lama. Di sinilah pentingnya kepercayaan dan kejujuran ke dua belah pihak.

Kamipun mengambil berani mengatakan bahwa usaha bidang apapun dan di manapun sudah teruji dan sudah terbukti, bahwa meningkatkan kerja sama dengan pihak pesaing justru lebih mendatangkan hal positif dibanding ketika meningkatkan rasa persaingan itu sendiri. Tentu saja kerjasama dengan pihak pesaing harus punya rambu-rambu yang diciptakan dan selalu diperbaharui dan harus dipatuhi bersama. By : PiS.

Ganti Manajemen Ganti Program Sistem Informasi

Ada keunikan tersendiri dari beberapa perusahaan/badan usaha yang memesan dan membuat sistem informasi dan akuntansi di Sketsa. Salah satu yang pernah ditemui adalah ketika sebuah badan usaha baru saja melakukan pergantian manajemen, dimana pihak manajemen menginginkan agar Program Sistem Informasi dan Akuntasi dirombak hampir 70% dari sistem yang sudah dipakai bertahun-tahun. Beberapa database memang masih akan dipakai tetapi akan ada banyak database baru yang merupakan pengembangan yang kelihatannya terlalu meluas, seolah-olah ingin merengkuh segala informasi tentang suatu produk hingga ke akar-akarnya atau sedetail-detailnya. Banyak dampak negatif yang dijelaskan oleh programmer sketsa terhadap program baru yang diinginkan oleh perusahaan tersebut, hal ini dijelaskan agar kelak tidak ada keterkejutan dari para pemakai program itu, sehingga menimbulkan masalah baik bagi perusahaan tersebut maupun bagi programmer sketsa. Bahkan seorang analis akhirnya turut berembuk tentang dampak positif dan dampak negatif terhadap perubahan program tersebut. Pihak manajemen kelihatannya hanya perduli pada menu-menu dan konten yang ingin ditambahkannya, dalam hal ini software programming yang dipakai untuk membuat program tidaklah dipermasalahkan oleh perusahaan tersebut. Bahkan pihak manajemen tidak terlalu perduli apakah program tersebut dibuat menggunakan FoxPro, Visual Basic, Delphy atau bahkan pakai program Pascal tahun 90-an sekalipun, yang penting berbasis Windows XP. Meskipun oleh programmer dan analis dijelaskan akibat negatif bahwa perubahan yang diminta akan berakibat bahwa para administrator atau komponen manajemen terpaksa harus belajar total atau bahkan mungkin harus ada sedikit training, namun niat pihak manajemen kelihatannya sudah final.

Setelah ada kesepakatan harga dll, pembuatan program dengan platform XP pun digarap. Berkali-kali presentasi yang dilakukan oleh pihak Sketsa mengalami stagnan karena harus selalu ada perubahan tiba-tiba, dimana kadang-kadang ide pihak manajemen yang terlalu kreatif timbul tanpa terduga dan ingin langsung dituangkan, hal ini menyebabkan analis memutar otak mencari listing program yang paling pas dan membawa pulang kembali programannya. Ide pihak manajemen memang positif, tetapi menyebabkan langkah pengerjaan menjadi mundur dan mengakibatkan penambahan antrian pengerjaan program. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaanpun akhirnya membengkak di luar perkiraan, tawar-menawar menjadi alot, namun karena kelihatannya pihak manajemen sudah yakin akan langkah yang ditempuhnya, maka perjalanan panjang pembuatan program tetap di lakukan.

Kepala Semakin Botak tetapi Program Semakin Yahut.
Setelah berulang kali mengadakan perubahan dan penambahan di sana-sini, beberapa kepalapun semakin botak, dan kerut di dahi semakin berlapis, pada akhinya ditengah keletihan tenaga dan pikiran ke dua pihak, disetujuilah program sistem informasi dan akuntansi tersebut. Sebetulnya masih ada permintaan penambahan menu, tetapi karena tidak terlalu banyak berpengaruh pada jalannya sistem di perusahaan maupun pada program sistem informasi dan akuntansinya, dan agar tidak saling merugikan, pihak perusahaan mengijinkan programmer mengerjakan proyek lainnya dulu agar tidak mengganggu teori antrian. Hanya perusahan wanti-wanti antrian berikutnya adalah tetap dia, jika yang lain sudah selesai.

Beberapa pegawai yang ditraining mengeluh dan merasa kesal mempelajari seabrek menu-menu, terutama dalam pengisian beberapa database baru yang tentu saja dengan ratusan item yang pengisiannya dimulai dari baru pula. Banyak waktu lembur yang harus dipakai para pegawai. Bahkan pihak manajemenpun kelihatan letih mempelajari program yang diinginkannya. Itu baru sebatas pemakai maka tak usahlah dibahas gimana bentuk dahinya programer Sketsa, yang selalu saja masih tersenyum itu.

Selang beberapa waktu, ketika programmer mampir karena telah siap dengan menu tambahan dan ada sedikit perubahan teks pada hasil print, kelihatan para pegawai yang dulu selalu mengeluh, terlihat santai dan ramah-ramah, begitu pula sang manajer, rileks dan ngajak cerita dulu. Bagaimana tidak, data apapun yang ingin mereka proses (sub-sub kontraktor, perubahan harga, korting, total biaya, piutang, daftar klien, laba, keuntungan seminggu, sebulan, sehari, alamat, telpon, grafik, dsb) bisa gampang dilakukan dan langsung melakukan update/perubahan pada puluhan konten lain yang saling berhubungan dan saling melengkapi sistem informasi, begitu juga tentang data, data apapun yang diinginkan, tinggal beberapa kali klik langsung tampil atau terprint.

2.3.09

Efektifitas Internet

Saat ini belumlah dapat dikatakan anda sudah terlambat, walaupun anda baru saja mulai memakai dan belajar internet. Di belakang anda masih jutaan orang yang akan dan harus menyusul anda kelak untuk ikut dan wajib berkecimpung di dunia internet. Ini sesuai dengan perkembangan kemajuan tekhnologi informasi yang semakin cepat perkembangannya, semakin ketat persaingannya, semakin murah harganya tetapi semakin penting keberadaannya. Dan kalau anda sekarang mulai serius menekuni dan belajar dunia internet, maka andalah kelak yang berdiri di barisan depan mereka. Mereka yang belum bersentuhan dengan dunia internet sama sekal atau masih belum akrab, dalam waktu dekat ini wajib untuk meluangkan waktu untuk belajar mengenai dunia internet. Hal ini penting dilakukan demi kemajuan, baik dalam kemajuan intelektual, sosial maupun pengembangan dunia usaha.

Namun banyak juga orang yang sudah menghabiskan waktu bersama internet selama bertahun-tabun, tetapi ilmu dan hal positif yang didapatnya tidak sebanding dengan waktu yang telah dihabiskan oleh internet itu. Sebaliknya, ada yang baru memakai internet beberapa bulan dan dengan hanya beberapa jam sehari sudah bisa melakukan transaksi yang menguntungkan dirinya atau mendapatkan segudang hal positif bagi dirinya dan bagi orang lain. Masuk tipe manakah kita, hanya diri kita sendiri yang tahu. Perlu diingat dan dikaji bahwa totalitas waktu kita yang diserap oleh internet kadang tidak kita sadari.

Untuk mengembangkan pemikiran kita ke arah kemajuan dan meningkatkan sense of business kita secara signifikan, kita perlu menyadari hal-hal seputar pemakaian internet yang digunakan hanya untuk sekedar chattingan (YM, Mirc, FaceBook, Friendster, blog kosong dsb), mencari-cari kenalan yang tidak efektif, obral kata ke segala penjuru, atau browsing pada hal-hal yang tidak berguna, sehingga totalitas jam internet sebagian besar dihabiskan oleh hal negatif. Namun Friendster, YM, Mirc, bisa menjadi berguna kalau berkaitan dengan efektifitas pendukung produktifitas, baik menggali ilmu, sosialisasi atau bisnis. Menjadi tidak efektif adalah kalau anda hanya sekedar memelototi ribuan wajah cantik dan ganteng, mencari tahu siapa pacarnya, di mana rumahnya, temannya siapa saja dan hal-hal sejenis itu lebih banyak dari pada ketika anda browsing hal positif. Kadang penyelidikan tentang orang itu sepele, dan anda tidak menyadari waktu anda sudah terpakai selama 1 jam, bahkan mungkin sudah berjam-jam. Jika hal tersebut anda lakukan berulang-ulang, sudah sejak dulu dan masih saja dilakukan, jangan kaget akan besarnya jumlah jam yang telah anda pakai selama ini ternyata mencapai ratusan jam. Jangan sampai sebagian waktu anda hilang dicuri ketidak efektifan itu dan setelah lama baru anda menyesal Sementara untuk hal lain, seperti persaingan dunia usaha dll, anda terpaksa berpacu belajar mati-matian dengan orang yang baru saja mulai belajar internet.

Salah satu cara mendongkrak efektifitas berinternet saya rasa mungkin sebaiknya dengan cara mendampingkan blog dengan hal-hal seperti YM, Mirc, Friendster, FaceBook, dsb. Blog bisa didapat secara gratis, oleh karena kita memiliki blog, kita dituntut berfikir atau browsing sesuai dengan apa yang akan kita isi di sana. Dengan blog kita bisa membangun sebuah komunitas yang berhubungan satu hal atau berbagai hal, misanya blog tentang dunia Internet, blog tentang kesehatan dll. Jadi, Jadikanlah blog sebagai rumah dan YM, Mirc, FaceBook, Friendster, dll sebagai jalan setapak menuju ke sana. Pilih topik yang mendewasakan pemikiran anda dan cari teman-teman sepemikiran itu.


By: PiS.